My lil champion
For those who are considered as my best friends, pasti udah apal dengan segala curahan hati gw tentang betapa betenya tinggal di Belgi. Especially kalau tinggalnya di kota kecil kayak gue ini. FYI, gw tinggal di ‘kampung’ berpenduduk 5000 orang.
Walaupun ‘kampung’ gw ini cuma sepuluh menit by car from the biggest shopping mall in Belgium, or even europe perhaps, tapi teteb aja, masih ngebetein. Kenapa? Karena semua pertokoan -well 95 percent of them at least- TUTUP jam enam sore setiap hari. And to top all that, HARI MINGGU dan libur nasional, juga tutup!
YUCK!
Jadi apa yang orang Belgi lakukan on their holidays?
Good question!
Here are some of the answers:
- berkebun
- beres-beres rumah
- piknik (kalau cuaca bagus)
- ngupi2 di kafe
or… bikin lomba lari antar kampung!
Yup, that’s what they did 3 weeks ago…
Alkisah, lomba lari ini udah diadakan turun temurun selama berbagai generasi. Dan pengikutnya banyak juga. Dari anak balita sampe kakek2, tentu saja dengan kategori yang berbeda, tergantung umur dan jenis kelamin.
Anihoo, sebagai mamih yang bangga karena anak gue baru bisa jalan, akhirnya gue ikutin anak gue untuk ikut lomba ini. Sekaligus juga buat meneruskan tradisi papanya yang dulu juga pengikut setia lomba ini.
So finally, setelah ‘giat berlatih dan minum milo setiap hari’, tibalah saat yang sudah dinanti-nantikan itu. The D day! Para pengunjung pun bersorak di pinggir lapangan, sementara para mami mendampingi para balitanya untuk berlari secepat mungkin. Gue pun ikut bersemangat menuntun tangan kecil Alyssa, sambil sedikit menyeret supaya dia bisa menang… :p
Tapi ternyata, I just have to accept the fact that my darling little girl wasnt born to be an athlete…
Bukannya dia sibuk berlari seperti kata sang mamih, dia justru memilih untuk berdadah-dadah ke para penggembira di pinggir lapangan, sambil sesekali mampir untuk ngobrol-ngobrol dulu…. She really thought that she was walking on a catwalk!
So bisa di tebak, dia pun kalah dengan sukses, sebagai peserta terakhir yang mencapai finish, dan ‘cuma’ mendapat hadiah jeruk!
Well, that’s alright. At least now i know that she’s not into sport…
But at least, again as a proud mommy, here are my defenses:
- Alyssa, walaupun kalah, yang penting GAYA!
- Alyssa, knew how to wave gracefully, coz she was born to be a
Star…
- Alyssa, was the youngest one in that race…
But you know what? I’m gonna keep the orange forever….
cheers,