Four Seasons in Belgium

My life in… duh, of course Belgium !!!! And for YOU, readers, You are invited to post your comments here… But Please, DONT COPY PASTE!!! NO MORE PIRACY, unless you got my permission to do so!!!! Enjoy reading!!

Perempuan

Filed under: My crazy thoughts — inifanny at 3:11 pm on Saturday, May 13, 2006

Hari Rabu kemaren, seperti biasa, gue chatting dengan temen-temen di Indonesia. Bedanya, kali ini kita nggak cuma gossip dan ngomong jorok doang, tapi kita ngebahas masalah yang lebih dalem lagi yaitu soal… SINETRON!

Eits, jangan salah! Diskusi kita kali ini lumayan berbobot. Beneran!

Bermula dari keluhan seorang teman tentang betapa nggak bermutunya sinetron Indonesia sekarang ini. Yang lebih merisaukan lagi, sinetron-sinetron tersebut bertemakan ‘hidayah’. Berbau agama. Bersifat ‘mendidik’. Dan sebagainya dan sebagainya.

Dari judulnya aja, gue udah merinding dengernya. ‘Istri untuk suamiku’, ‘Surga di telapak kaki suami’, (cmiiw) dst. Ceritanya lebih menyeramkan. Seorang istri yang harus merelakan dirinya untuk dimadu, sampai-sampai dia mau melamarkan wanita lain tersebut untuk si suami.

WADUH!

Gue nggak mau membahas soal halal tidaknya poligami dalam agama Islam. Gue sadar, gue bukan ahli dalam bidang ini. Ilmu  gue sangat cetek. Belum pantes ngebahas mana yang boleh dan mana yang gak boleh.

Yang gue sayangkan, kenapa masalah poligami sepertinya semakin sering digembar-gemborkan akhir-akhir ini. Dipropagandakan. Seakan, ada kesan, bahwa istri yang baik dan soleha wajib membahagiakan suaminya, dengan cara menuruti keinginan sang suami, apapun bentuknya (termasuk merelakan sang suami, untuk dibagi dengan wanita lain).

Pertanyaan gue, kenapa cuma kewajiban perempuan doang yang selalu diributkan? Kenapa selalu ada double standard antara lelaki dan perempuan? Kenapa wanita harus selalu diposisikan sebagai kaum yang kalah?

Coba kita lihat.
Kalau lelaki punya banyak pacar (atau bahkan istri), itu dianggap sebagai simbol status. Kebanggan pribadi. Jantan. Playboy. Macho.
Giliran perempuan yang punya banyak gandengan.. dibilang perek. Piala bergilir. Murahan.

Kalau lelaki bersifat ambisius dan kekeuh menggapai cita-citanya, orang akan kagum. Itu tanda lelaki yang hebat. Sementara kalau ada perempuan yang mencoba untuk fight  dan bersikap sedikit keras, nggak jarang orang akan menganggap si perempuan sebagai.. Bitchy. Nggak tau diri. Nggak tau tempatnya! Perempuan kok begitu…

Intinya, kalau mau dicap jadi perempuan baik baik itu, ya harus selalu ngalah, nrimo, manut. Ojo neka neko.

Menyedihkan.

Balik lagi ke topik awal. Soal poligami.. dan sinetron..

Apa maksudnya sih bikin sinetron begitu? Apakah untuk ‘mendidik’ perempuan di Indonesia supaya lebih menurut? Apa si pembuat sinetron ketakutan dengan semakin banyaknya wanita cerdas di Indo, sehingga menganggap perlu untuk membuat sinetron yang besifat membodohi seperti itu? Atau justru ini permintaan pasar? Kalau benar begitu.. menakutkan sekali…

Seorang teman yang non muslim berkata.. ‘Di agamaku, posisi wanita lebih dihormati’. Dari perkataannya, bisa disimpulkan bahwa dia menganggap wanita di Islam berposisi lebih rendah daripada pria. Gue nggak bisa nyalahin dia, karena kalau kita lihat sekilas, memang begitu kelihatannya. Tapi menurut gue, bukan agamanya yang salah. Tapi manusia-manusianya. Yang menjalankan, yang mengintepretasikan, dan menelaah apa yang tertulis di kitab suci. Bahkan nggak jarang, adat istiadat ikut terbaur dan dianggap sebagai ajaran agama. Hal ini dialami oleh agama manapun, Islam, Kristen, dsb.

Yang gue ingat, saat gue menikah secara Islam 2.5 tahun yang lalu.. Gue justru merasa sangat terlindungi sebagai wanita dan istri. Gue ingat dengan jelas bagaimana kang mas JO harus terpatah-patah membaca selembar kertas HVS penuh yang intinya berjanji bahwa dia akan berusaha memenuhi kewajiban dia sebagai suami untuk menafkahi gue lahir batin, menghormati gue, dan tidak menganiaya gue.

Hmmh, berat kalau ngomongin hal yang seperti ini. Tapi untungnya, Kang Mas gue sama sekali tidak setuju untuk berpoligami. Kata dia, ngurus 2 perempuan high maintenance macem gue dan alyssa aja udah ngabis-ngabisin duit dan tenaga… gimana bisa kawin lagi! Hihihi..



7 Comments »

77

   ariana

May 14, 2006 @ 6:18 pm

YUP!! gw setuju sama elo, bukan agamanya yang salah, tapi orang-orang yang menjalankan. Klarifikasi, dalam Islam posisinya wanita justru amat sangat dihormati. Surga ada ditelapak kaki ibu loooh,jeng :) Dalam poligami, bila si suami bertindak gak adil dan menyakiti si istri sedikiiit ajah, Alloh langsung melaknatnya. Sedangkan kalo’ si istri ikhlas diperlakukan gak adil ( which is jarang banget yang kuat..hehehehe…) Alloh menjamin surga buat dia. Tapi intinya ya tetep, gw menolak yang namanya poligami, karena gw YAKIN mas gw gak akan pernah bisa bertindak adil, imannya blom nyampe kali yeee… hehehehe….

78

   Sheila

May 14, 2006 @ 10:20 pm

Wah, Fan, semua uneg2 gue udah tertuang di tulisan lo! Ternyata kita sehati kalo bahas yg namanya “Perempuan”, ya.

Tentang sinetron “Isteri untuk Suamiku”, gue juga alergi sama sinetron itu. Ngeliat cuplikan iklannya aja udah bikin gue geleng2 kepala sendiri. Waktu si Inneke (pemeran utamanya yg nyari isteri buat suaminya itu) diwawancarain, dia bilang kalo dia sering dapet surat/ sms dari pemirsa. Mereka tanya apa si Inneke sanggup nyari isteri buat suaminya dalam kehidupan sesungguhnya. Tau nggak dia jawab apa? “Nggak. Mana ada isteri yg sanggup?” .. Nah loh!!

Gue setuju sama elo kalo sinetron yg bertema spt itu cuman bikin pembodohan buat kaum perempuan.

We are living in a men’s world, Fan. Kita udah terlalu dicekokin sama pemikiran2 cowok yg negatif ttg perempuan.

Fanny, kalo lo tertarik, coba deh browse blog ini: http://revolusihidup.blogspot.com/
Blog itu punya temen gue, wartawati. Tulisan2 di blognya kebanyakan ttg perempuan.

By the way, thanks for your compliment. You also deserve two thumbs up!

Sun sayang buat Neng Al, ya.

79

   'NathandanMama'

May 14, 2006 @ 11:47 pm

emang bener tuh.. sinetron Indonesia banyak ga ada pelajarannya, mbak! Suami yang taat agama pasti seorang suami yang hidupnya benar disegala aspek ..aku yakin semua agama menyetujuinya, jadi kalo suami kita hubungan dengan Tuhannya benar pasti hubungan suami-istri-keluarganya juga benar ya ga mbak! :) salam kenal –tanti

80

   Fanny

May 15, 2006 @ 5:04 am

To Ariana.. Iya bu, ane juga ngerasa bahwa posisi wanita dalam islam itu sangat terhormat.. hanya dalam prakteknya, seperti yang Sheila bilang, karena kita hidup di men’s world, jadinya nggak murni lagi. Yang intepretasiin pan biasanya laki. Tokoh agama juga banyak yang laki.. belum lagi adat istiadat.. Sebagai contoh, ajaran islam di Indo bisa jadi beda dengan yang di Iran or Marokko.. dsb..

To Sheila.. ketauan lu di Jkt nontonnya sinetron dan infotaintment doang yah! wakakakak.. Btw, tks buat info blognya. It’s good, indeed.

To Tanti.. salam kenal juga yah :)

81

   Fara Kartika

May 17, 2006 @ 4:05 pm

dear fanny,

aku sungguh nggak nyangka kalo sekarang emang sinetron di Indo kayak gitu. Kita sama2 perantauan nich, koq rasanya kita mo kehilangan negara kita ya???
Aku sepenuhnya setuju ma kamu, perempuan dimanapun selalu dijunjung tinggi. Hanya implementasinya aja yang menyimpang…???
Duh sedih banget nich denger kayak gituan..

82

   Sheila

May 19, 2006 @ 1:02 am

Fan, bayangin aja, dari jam 9 pagi semua sta. TV udah nyiarin infotainment. Dilanjutin lagi siang, terus sore ada lagi. Gimana gak bikin mabok tuh dijejelin infotainment terus.

Kalo sinetron, dari mulai jam 7 sampe 10 malem semua sta. TV gak ada yg gak muter sinetron (kecuali Trans TV .. waktu gue di sana loh).

273

   rinkostfx

October 12, 2008 @ 11:17 am

Предлагаю Вам научиться зарабатывать на интернет торгах Форекс.
Практиковаться можно на демо или центовых счетах, все наглядно показано в рисунках.
Бесплатные конкурсы. Forex счета любые: USD, RUB, EURO, от 0,01 лота и от 0,1 доллара. Различные потоковые новости, в т.ч. и в программе. Отличная партнерская программа. Кредитование трейдеров. Создай свой постоянный поток денег. Компания Ринкост - отличные условия для трейдинга: http://www.rinkost.ru/partner/fordoc

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>