Four Seasons in Belgium

My life in… duh, of course Belgium !!!! And for YOU, readers, You are invited to post your comments here… But Please, DONT COPY PASTE!!! NO MORE PIRACY, unless you got my permission to do so!!!! Enjoy reading!!

1 bulan menjelang…

Filed under: About Alyssa — inifanny at 2:44 pm on Wednesday, June 21, 2006

Hari ini, Alyssa tepat 23 bulan. Sebulan sebelum ulang tahun ke dua, mama mau ngedaftar segala kelakuan dan tingkah polah Alyssa yang suka gemesin. Supaya nanti, kalau udah besar, kalau mama papa udah ompong, bisa baca sambil ketawa-ketawa, sekalian kalau perlu jadi bahan ‘pemerasan’ kalau Alyssa mulai bandel!

* Kata-kata Alyssa yang cadel
kum(schoen=sepatu), kwelkek(coklat),bubupat(bumpatat), usus(susu),Kuka(koek=kue), palaplu(paraplu=payung), wiki(tinky winky),oga (om yoga), ipas(om ipas), ade(om andre), kuku(oom kurt), ami(tante annemiek), washe(jasper), malk (oom mark), tati (tante inggrid), nonas (thomas, pacar alyssa di daycare), Isa (Alyssa), Pola(paula), Qiyuuu(thank you), seeyuuuuu(see you), ananas(ananas), memeke(pijneke=sakit), padon(pardon), babi(barney), bebike(baby), dan masih banyak lagi..

* Lagu kesukaan Alyssa
Cicak2 di dinding: Titak titak dingdingding, Yamyam yap,Ada muk, AAAAP (sambil jari telunjuk dua bergaya kayak rapper), Yayu takap… Blavo (Bravo sambil tepuk tangan)!

I LOve YOU: Aaaaiyuuu, Yuuumi, Wi al epi femi, wit hag.. selanjutnya ngawur

Handjes Draaien

* Hobi Alyssa
Koprol, dandan, manjat box tempat tidur, baca(suka minta mama papa ‘boek lezen,boek lezen’ begitu kita mo bacain, ternyata dia mau ita baca buku yang lain, terus alyssa ‘baca’ buku sendiri, jadi kayak di taman bacaan.. gayanya 3 juta banget yaks!

Kalau ditanya, ‘Alyssa mau ini apa itu?’, dia bakal jawab ‘Yak, oke’ sambil ngangguk mantep..Lah, trus pilih yang mana dong? Mama papa bengong deh!

Hobi lain ALyssa, pura2 sakit.. Dia bakal nunjuk misal tangan dia, sambil menghampiri kita dan bilang ‘memeke, memeke’ dengan tampang memelas, trus kita harus cium tempat yang sakit itu. Tapi kadang, tempat sakitnya pindah2. Sama papa bilang tangan kanan, sama mama bilanbg tangan kiri.. Hayyaaa.. si Neng, kalau boong diinget2 dong…
Yang paling parah, kalau banyak orang, semua harus ikut nyiulin. Jadilah pernah kejadian orang satu kampung nyiumin lutut Alyssa yang ’sakit’…

Ya sutra dulu deh daftarnya segini aja.. Mama baru ngeh kok nggak nulis pake bahasa Inggris yah? Ntar si Papa gak ngerti.. Ah sebodo lah, kapan2 nulis lagi..

Love you, Princess…

mama

Iseng #2

Filed under: Uncategorized — inifanny at 2:35 pm on Monday, June 19, 2006
It’s All about RTBL

Ini adalah bulletin ‘20 hal tentang seseorang’.

Isi bulletin ini dengan seorang
teman/kerabat/pacar/gebetan/saudara kamu!

Jangan sebut namanya sampai question ini
berakhir!

1.Gimana caranya loe kenal dia?
* di denmark pas module. di kenalin ama igor temen gue yang sebenernya suka ama gue.. trus setahun kemudian jadian.. gara2 vodka-nya igor juga. wakakaka! kesian bener…

2. Laki-laki / Wanita?
*Laki-laki

3. Dia suka warna apa?
* putih dan item

4. Dia suka lagu apa?
* lagunya nirvana dan sebangsanya

5. Kenapa loe pilih dia untuk isi bulletin ini?
* Karena dia salah satu orang terpenting dalam hidup gue

6. Dia lebih senang ngafe atau nonton bioskop?
* ngafe

7. Pernah bikin loe marah?
* hayah… gak usah ditanya!

8. Apa hubungan loe sama dia?
* hubungan cinta.. -blink-

9. Dia berapa bersaudara?
* 2 bersaudara

10. Apa dia punya cita-cita?
* iyalah.. namanya juga orang idup

11. Loe pernah liat dia nangis?
* pernah

12. Dia takut gelap?
* gak

13. Apa dia pernah ngritik loe?
* gak pernah! Gue yang sering kritik dan ngomel2! hehehe

14. Loe pernah makan di rumahnya?
* pernah lah…

15.takut cicak??
* enggak tau, tapi dia benci laba2

16. Dia kerja/sekolah/kuliah?
* kerja

17. Bahasa apa yang dia kuasai?
* belanda, jerman, inggris, prancis, dan sedikit rusia dan indo terutama kata2 kotornya!

18. Hal teraneh apa yang pernah dia lakukan?
* asked me to marry him after 5 months dating 

19.Minuman kesukaannya?
* saat ini ..air putih .. lagi diet bo!

20. Olahraga favoritnya?
* nonton bola sambil makan chips di sofa

* Nah, siapakah dia?
Jo cleymans dong!

Dontmesswithmyguy

Poto PMB Tongtong

Filed under: My daily life — inifanny at 11:58 pm on Friday, June 16, 2006

Pmbtongtong3 Pmbtongtong1 Pmbtongtong2_1

FRIENDS

Filed under: My daily life — inifanny at 6:12 am on Thursday, June 15, 2006

Ini muka perempuan-perempuan ‘binal’ yang rajin menemani pagi gue dan hari-hari gue di Belgie…
Gerombolan si Berat! hehehe

Gue belon pernah ketemu mereka, but mereka tuh assoy geboy banget deh! Bisa ngomongin apa aja dari yang jorok-jorok sampe yang … er..jorok-jorok juga! (Emang gak pernah jauh dari topik itu)

Sayang ada beberapa yang gak masuk.. soale gw tidak berhasil mencuri foto mereka di FS :)

Dia1_2

Iseng Mode On

Filed under: My daily life — inifanny at 6:29 am on Wednesday, June 14, 2006

***People Envy Your Confidence***

You have the attitude and self esteem to take on anything. Failure is beyond not an option for you - it doesn’t even cross your mind.
People envy your ability to take on any challenge … and they’re secretly afraid you think you’re better than them. You don’t. You’re just sure of yourself.

What Do People Envy About You?
http://www.blogthings.com/whatdopeopleenvyaboutyouquiz/

***Your Power Color Is Gold***

At Your Highest:
You are engrossed in passions that mentally stimulate you.

At Your Lowest:
You seek thrills and neglect what’s important in your life.

In Love:

You see dating as adventure and approach it with an open attitude.

How You’re Attractive:
You passion for life makes others passionate about you.

Your Eternal Question:
"Am I Having Fun?"

What’s Your Power Color?
http://www.blogthings.com/whatsyourpowercolorquiz/

The Bad Mother vs The Perfect Mother

Filed under: My crazy thoughts — inifanny at 6:30 am on Tuesday, June 13, 2006

Akhir-akhir ini, media banyak menyorot soal mbak Britney Spears yang di sebut-sebut sebagai ibu yang tidak baik karena ‘menjatuhkan’ bayi nya sendiri. Lalu mereka ramai-ramai menampilkan foto si mbak Brit yang sedang menggendong anaknya dengan posisi seperti hampir jatuh..
Oh please….

Kesian bener gue ngeliat si mbak Brit itu.
Ibu mana sih yang seneng dihakimi soal caranya membesarkan anak? Lagian namanya anak, wajar lah kalau jatuh atau hampir jatuh. Di gue sendiri, udah nggak kehitung berapa kali Neng AL jatuh, kejedut, kepentok, kesandung, kejepit dan sebagainya…

Menurut gue, nggak ada seorang pun yang berhak menilai dan menghakimi cara orang tua membesarkan anaknya, kecuali badan sosial, hakim dan polisi untuk kasus-kasus tertentu. Itu pun gak boleh sembarangan dan harus jelas prosedurnya.

Pada akhirnya timbulah suatu pertanyaan.
Apakah kriteria seorang ibu/ortu  yang  baik?

Apakah yang selalu siap mendampingi dan menolong si anak? Atau justru yang tega dan rela ‘melepaskan’ si anak mencari jalan hidupnya sendiri?  Atau yang selalu waspada, tidak pernah lengah menjaga si anak agar terhindar dari bahaya?

Bulan lalu, gue membaca suatu artikel di majalah berjudul The Perfect Mother. Di situ ditulis pengakuan si ibu yang teramat ingin menjadi SUPERMOM. Dia selalu ada untuk anaknya. Sejak bayi, tidak pernah dia biarkan anaknya menangis sedikit saja. Dia hanya pergi keluar rumah untuk keperluan yang sangat mendesak. Semua dia curahkan untuk anaknya.

Sang bayi beranjak menjadi balita. Balita beranjak menjadi seorang gadis berumur 6 tahun. Ketika si anak masih toddler, si ibu dengan bangganya memamerkan kedekatan hubungan ibu-anak mereka. Dia tidak menyadari, bahwa dia satu-satunya ibu yang harus menunggui anaknya di playgroup atau taman bermain.

Semakin lama, mulai timbul sindrom-sindrom aneh yang dialami si kecil. Compulsive Disorder. Juga, ketergantungan si anak pada ibu semakin menjadi-jadi. Untung akhirnya si ibu menyadarai ‘kesalahannya’ dan membawa si anak ke psikiater.

Sang ibupun terenyak. Semua yang dia lakukan selama ini— pengorbanan-nya, dedikasinya, didikannya— justru menjadi bumerang. Dia mengira bahwa apa yang dilakukannya selama ini adalah ‘demi memenuhi kebutuhan anak’,padahal justru sebaliknya, dia memenuhi kebutuhannya sendiri. Kebutuhan dia untuk dekat dengan anak, kebutuhan dia untuk merasa dibutuhkan, kebutuhan dia untuk menghilangkan perasaan bersalahnya, kebutuhan dia untuk mengkompensasikan apa yang selama ini tidak dia dapat kan dari orang tuanya pada si anak.

Sunggu suatu pelajaran yang mahal. Tapi gue bersyukur dia mau membagi pengalamannya itu. Dia membuka mata ibu-ibu lainnya untuk menyadari bahwa kita harus mampu bersikap bijak dalam mengidentifikasi kebutuhan si anak.

Satu lagi pelajaran yang gue dapatkan dari si ibu tersebut adalah, membiarkan si anak tumbuh besar dengan merasakan berbagai emosi dan situasi berbeda. Bahwa satu-satunya cara kita mampu menghandle rasa frustasi, kesedihan dan ke sepian, adalah dengan merasakan dulu semua rasa itu. Seorang anak tidak harus melulu merasakan kenyamanan dan kemudahan dari keberadaan seorang ibu. Karena suka tidak suka, mau tidak mau… here is the bitter fact… We cant always be there for them.

Si ibu mungkin tidak berhasil menjadi supermom yang diaidamkan.. tapi at least, dia mau mengakui kesalahannya dan membuka matanya untuk merubah caranya dalam membesarkan si anak.

Di artikel lain di majalah yang sama, gantian para anak menceritakan pengalaman paling berharga mereka, yang didapat dari si ibu. Seorang anak berkata ‘She thought me how to fly’. Dia bercerita betapa ibunya dengan ‘tega’ mengirimkan dia ke sekolah berasrama saat dia masih kecil, tidak peduli dengan segala protes si anak. Awalnya sulit buat si anak (juga si ibu) menerima keadaan dan beradaptasi pada lingkungan baru, jauh dari mama dan keluarga. Tapi akhirnya, si anak jatuh cinta, banyak belajar dan menimba pengalaman selama berada di sekolah itu. Dia bersyukur, ibunya membiarkan dia untuk ‘terbang’…

Pikiran gue melayang ke nyokap gue sendiri. Beliau juga merelakan gue untuk ‘terbang’. Sebagai ibu dari anak satu-satunya, tentu berat buat buatnya melepas kepergian gue ke Belgia dua setengah tahun yang lalu. Tapi beliau sadar, bahwa inilah jalan hidup yang gue pilih. Seandainya dia tidak merelakan gue untuk menjalani pilihan gue, apa jadinya gue sekarang? Mungkin gue masih di Jakarta, meratapi cinta gue yang hilang (duileh.. )…

So, I thank her  for that. I feel blessed to have her as my mom. I hope someday, Alyssa can feel the same way about me as her mother…

I hate DETAILS !!!

Filed under: About my book/writing — inifanny at 2:12 pm on Sunday, June 11, 2006

Pernah nonton film?
Pasti pernah!

Pernah maki-maki suatu film, atau sekedar berkomentar betapa nggak masuk akalnya jalan cerita film tersebut?
Pernah ngomel gara-gara si pemeran utama pas keluar rumah pake baju oranye tapi begitu sampai di tempat tujuan, tiba-tiba bajunya warna hitam? Lah ganti dimana?
Pernah bertanya-tanya, kok si pembuat skenario gak teliti banget untuk ngecek beberapa fakta yang relevan dalam pembuatan film tersebut?

Pasti pernah!

Gue juga pernah. Sering malah…
Tapi ternyata, ngomel emang lebih gampang dari mraktekin sendiri..

Ini yang gue alami sekarang.

Menulis buku pertama gue, gak susah! Cuma butuh 2 bulan buat menulis garis besar ceritanya.. Yang susah justru menemukan kemauan untuk menyelesaikan cerita, memoles, membaca ulang berkali-kali, merevisi, dan sebagainya… Semua itu makan waktu setahun lebih!

Dan sekarang, saat buku gue hampir naik cetak.. Gue haris memproof read semuanya. Termasuk teori dan fakta-fakta yang gue tuliskan di situ. Sialnya, banyak berkas gue yang ngilang entah kemana.. Buku-buku yang sudah disingkirkan ke gudan.. dan sebagainya- dan sebagainya..

Jadilah beberapa hari ini gue sibuk berkutat men cek- dan ricek. MEMUAKAN!

Di bab 11, gue menyadari bahwa gue bikin kesalahan tolol, dimana gue menulis kalau si tokoh utama memesan sebotol air mineral di kafe.. tapi beberapa saat kemudian, diangobrol sambil memutar-mutar cangkir tehnya.

Loh?
Teh dari HONGKONG?

WHOOOOOOPS!!!!

Jadilah gue mulai panik mode on lagi…

HIKS………….

PMB Tongtong

Filed under: My daily life — inifanny at 2:28 pm on Saturday, June 3, 2006

Zaterdag,23u18..

Baru aja balik dari Den Hag, Belande. Habis pergi ke Pasar Malam Besar Tongtong.. seru abis.. tapi karena gw lupa bawa kamera.. fotonya nyusul yah (tunggu kiriman dari pinky,lucluc, dan febry).

Cuapek abis, karena pergi dari jam 9 pagi sampai 9 malem… seharian penuh, baru berasa nyut-nyutan kakinya… Tapi gak papa.. yang penting puas bisa ketawa ketiwi dan jadi bintang pelem sesaat! hehe

Oya, just for the record, gw mau mendaftar segala kebaikan Kang Mas Jo hari ini (buat ngingetin gue kalau gw lagi bete ama dia)

1. babysitting neng al seharian
2. belanja bulanan bareng neng al
3. main boneka bareng neng al
4. ngevacuum rumah –betapa terharunya gw pas masuk rumah udah bersiiiiih banget–
5. anter jemput gue ke stasiun
6. ngeliatin rumah yang dijual
7. main perosotan dan salto dan mobil2an dan bola sama alyssa –katanya, neng al jago nendang sambil lari plus nge-tackel segala!
8. cuci piring

Duh, gue jadi tamabh sayang…